Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Riza Rahmi

“Urusan kita dalam kehidupan ini bukanlah untuk mendahului orang lain, tetapi untuk melampaui diri kita sendiri, untuk memecahkan rekor kita sendiri, dan untuk melampaui hari kemarin dengan hari ini.” [Stuart B. Johnson ]
Homefree countersAug 27, 2008
Segala hal yang ruah dan tumpah dari bendungan gagas, kucoba sisakan jejaknya di sini. Demi melawan lupa. Agar segala yang ada tak melebur dalam tiada. Meski terkadang kau temukan ada aksara yang tak lahir dari rahim kepalaku. Tapi, Kawan, apa yang kukira patut kubagi akan tetap kubagi. Karena menulis, kurasa, adalah merekam. Dan menulis juga adalah berarti. Semoga ada manfaat kau dapat.

Online for your MySpace Profile

Daan..
Maaf jika sapa dan sambutmu tak bisa lekas kubalas. Terkadang kegiatan di luar sana tidak mengizinkanku singgah di rumah ini. Tapi.. semoga itu bukan alasan kau enggan berkunjung.

Salam persaudaraan :)
Blog EntryJurnalSep 20, 2011
Suatu kali -ah tidak, sebenarnya hampir berkali-kali- ketika saya utarakan soal hasrat untuk melanjutkan sekolah, ada saja rekan yang tampak heran.Seorang teman malah terkesan protes. Menurutnya, ini bertentangan dengan azzam saya saat masih... more
Previous blog entries:
Oct 19-Tiga Kisah di Pagi Kemarin –Bagian 2-
Oct 18-Tiga Kisah di Pagi Kemarin –Bagian 1-
Oct 12-Dua Episode Setelah Kau Pergi
Riza's favorite blog entries:
Jul 19-Terkenang Kampung Rakit(an)
Jul 6-Menuliskan Marah
Jul 2-Karena Waktu Menolak Mundur
Jun 9-Menghadapi Zionis Barbar, Cukupkah Hanya Mengutuk?
May 22-Info Lomba Menulis 2010 Terbaru
May 8-Dia Menyebar Amplop di Malam Panjang
Apr 29-Antara Januari dan April
Apr 29-Ibu Yang Cukup Baik
Apr 12-Mak Salamah
Apr 5-Empat Lagu Teratas
Apr 2-Ketika Rindu Ibu
Mar 23-RANDOM
Mar 17-[Naskahku Yang Menang Itu] Mala dan Sepotong Berita
Feb 16-Adalah Omelan Yang Jadi Inspirasi
Feb 15-AKU INGIN BERTENGKAR DENGANMU
Feb 7-[From The Circle-1] Jika Begitu, Kau Nafikan Ia Saudaramu
Jan 11-Dukung Penghapusan Blog Ini
Dec 20-eL-Iear
Dec 10-Menggeser Kembali Peran Ulama Aceh
Dec 3-Ketika Rindu Menjelma Dewi Padi
Nov 17-Mengenang Dia yang Bernama Baik
Oct 28-Dia Datang Dalam Mimpiku
Oct 21-Puisi Bertema Lindu
Jul 22-Hanya Waktu Yang Mengerti
Jul 11-Kesempatan dan Pilihan
Jul 11-Jawaban Untuk Pertanyaan-pertanyaan Itu
Apr 12-Ayah; Catatan Tentang Kemarahan dan Kehilangan (habis)
Apr 7-Ayah; Pelajaran Tentang Kemarahan dan Kehilangan (2)
Apr 6-Ayah; Pelajaran Tentang Kemarahan dan Kehilangan (1)
Apr 1-Catatan Ngawur
Mar 16-[Catatan Kemenangan] Setelah Setahun Mandul
Mar 13-Kesempatan Menertawakan Diri
Feb 14-Berpaling, Mencerna, dan Menatap
Feb 2-Kalau Si Tukang Tipu Menelponmu
Jan 27-KAMI MASIH BUTA HURUF!!!!!!
Jan 6-[Catatan Hati] GOD GIVE ME A HAND
Jan 5-[Catatan Pasca Munashoroh] Lanjutannya nih!
Jan 3-[Catatan Pasca Munashoroh] Sesuatu Yang entah...
Jan 2-[Catatan Awal Tahun] Muslim koq senang hura-hura?
Dec 26-Setelah Ujian itu Berusia 4 Tahun
Dec 17-Bulan 2 apa Bulan Dua?!
Nov 23-Ini Tentang Do'a, Sayang....
Oct 28-Lelaki Cahaya Berbau Surga
Oct 19-I’m Sorry…AKU TAK AKAN LOVE YOU LAGI!
Oct 13-Rumah baru
   View All
ReviewReviewsSep 1, 2010
TagboxRenungan
Lelaki tua menjelang 80-an itu menatap istrinya. Lekat-lekat. Nanar. Gadis itu masih terlalu belia. Baru saja mekar. Ini bukan persekutuan yang mudah. Tapi ia sudah memutuskan untuk mencintainya. Sebentar kemudian iapun berkata, “Kamu kaget... more
Previous posts:
Sep 1-Tugas Yang Aneh
Jul 27-Seorang Lelaki dan Sebatang Pohon Apel
May 8-MENGAGUMKAN!!! Inilah Fakta Unik Tentang Hujan
My Favorite posts:
Jan 14-Arloji dan serbuk Kayu
Nov 17-Belajar dari Keledai
Oct 28-Cara Alam Menghibur Kita
Oct 21-Ingat Bebek???
Jul 11-Jawaban Untuk Pertanyaan-pertanyaan Itu
Jun 19-Jika Kita Adalah Pensil
Jan 31-Bukan Berapa Berat, tapi Berapa Lama
Jan 2-Produk-Produk Yahudi Masih Dipake??
Dec 17-Mengimani Ramalan Zodiak?
Nov 23-Pernikahan adalah seperti Sekolah
Oct 13-Perempuan Cantik
Sep 22-Dari Ibu, Semua Diskon 100%
NoteHi Pictures, Images and Photos
   
zioniss wrote on Jan 12
JANGAN SEBUT YAHUDI DENGAN ISRAEL

Di antara fenomena ganjil yang tersebar di tengah kaum muslimin adalah menamai dan menyebut negeri Yahudi yang dimurkai oleh Allah dengan sebutan Israel. Kemudian Israel dan negeri Israel-lah yang dicela dan dicerca. Apakah tepat kita mencela Israel? Simaklah pembahasan berikut untuk menjawab pertanyaan ini.
Ketahuilah bahwa Israel sebenarnya adalah Nabi Ya’qub ‘alaihis salam

Dalam tafsir Ibnu Abi Hatim, dari Ibnu Abbas, beliau radhiyallahu ‘anhu mengatakan,

« حضرت عصابة من اليهود نبي الله صلى الله عليه وسلم فقال لهم : » هل تعلمون أن إسرائيل يعقوب ؟ « فقالوا : اللهم نعم ، قال النبي صلى الله عليه وسلم : » أشهد عليهم «

“Suatu saat sekelompok orang Yahudi mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika itu beliau bertanya pada mereka: "Apakah kalian mengetahui bahwa Israel adalah Ya’qub?" Orang-orang Yahudi itu pun menjawab, "Itu betul." Lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, ‘Ya Allah saksikanlah perkataan mereka’.”

Jadi, sangat jelas dalam hadits ini bahwa Israel adalah Nabi Ya’qub ‘alaihis salam.
Kedudukan Ya’qub ‘alaihis salam dalam Islam

Perhatikanlah firman Allah Ta’ala berikut,

وَاذْكُرْ عِبَادَنَا إِبْرَاهِيمَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ أُولِي الْأَيْدِي وَالْأَبْصَارِ (45) إِنَّا أَخْلَصْنَاهُمْ بِخَالِصَةٍ ذِكْرَى الدَّارِ (46) وَإِنَّهُمْ عِنْدَنَا لَمِنَ الْمُصْطَفَيْنَ الْأَخْيَارِ (47)

“Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq dan Ya'qub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi. Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat. Dan sesungguhnya mereka pada sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang paling baik.” (QS. Shad: 45-47)

Lihatlah dalam ayat ini, Allah betul-betul memuji Nabi Allah Ya’qub, begitu pula kakeknya Nabi Ibrahim dan bapaknya Nabi Ishaq.

Ibnul Jauzi mengatakan bahwa mereka memiliki ulil aydi yaitu kekuatan dalam melakukan ketaatan dan memiliki ‘al abshor’ yaitu kepandaian dalam agama dan ilmu. Dalam tafsir Al Jalalain dikatakan bahwa mereka memiliki kekuatan dalam beribadah dan kepandaian dalam agama. Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di menyimpulkan bahwa Allah menyifati mereka dengan ilmu nafi’ (ilmu yang bermanfaat) dan amal sholeh yang banyak. Itulah pujian Allah kepada Ya’qub dan sangat mulianya kedudukan beliau ‘alaihis salam dalam agama ini.
Sebaliknya Allah Mencela Orang Yahudi

Berkebalikan dengan Nabi Ya’qub ‘alaihis salam, Allah sangat sering mencela orang Yahudi di dalam Al Qur’an dan melaknat mereka serta Allah sangat murka pada mereka. Namun Allah murka dan mencela demikian dengan menggunakan nama Yahudi dan nama orang kafir dari Bani Isroil, bukan dengan nama Israel/Isroil yang merupakan nabi yang mulia, putra dari Nabi yang mulia yaitu Ishaq dan keturunan kholilullah (kekasih Allah) yaitu Ibrahim ‘alaihimus salam.

Perhatikanlah ayat berikut, Allah Ta’ala melaknat Yahudi disebabkan perkataan mereka,

وَقَالَتِ الْيَهُودُ يَدُ اللَّهِ مَغْلُولَةٌ غُلَّتْ أَيْدِيهِمْ وَلُعِنُوا بِمَا قَالُوا

“Orang-orang Yahudi berkata: "Tangan Allah terbelenggu" , sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dila'nat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu.” (QS. Al Ma’idah: 64)

Perhatikanlah pula ayat berikut, Allah Ta’ala telah melaknat orang kafir dari Bani Isroil,

لُعِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَى لِسَانِ دَاوُودَ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ذَلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ

“Telah dila'nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan 'Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas.” (QS. Al Maidah: 78)
Yang Paling Dekat dengan Agama Nabi Ya’qub bukan Orang Yahudi

Yang mewarisi agama Nabi Ya’qub dan kakeknya Ibrahim ‘alaihimas salam adalah orang-orang yang beriman. Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّ أَوْلَى النَّاسِ بِإِبْرَاهِيمَ لَلَّذِينَ اتَّبَعُوهُ وَهَذَا النَّبِيُّ وَالَّذِينَ آَمَنُوا وَاللَّهُ وَلِيُّ الْمُؤْمِنِينَ

“Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), beserta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman.” (QS. Ali Imran: 68)

Perhatikan pula dalam ayat berikut diceritakan bahwa Ibrahim ‘alaihis salam berlepas diri dari orang Yahudi, Nashrani dan orang musyrik. Allah Ta’ala berfirman,

مَا كَانَ إِبْرَاهِيمُ يَهُودِيًّا وَلَا نَصْرَانِيًّا وَلَكِنْ كَانَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

“Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.” (QS. Ali Imran: 67)

Walaupun orang Yahudi berasal dari keturunan Ibrahim dan Israel (Ya’qub), namun kita umat Islam harus meyakini bahwa mereka adalah musuh-musuh Allah dan musuh para Rasul yaitu Muhammad, Ibrahim dan Israel (Ya’qub). Kedekatan orang Yahudi denga Ibrahim dan Israel (Ya’qub) tidaklah bermanfaat sama sekali karena mereka tidak beriman pada wahyu yang diturunkan oleh Allah. Jadi, orang yang paling dekat dengan Ibrahim dan Ya’qub adalah orang yang beriman dan bukanlah orang Yahudi yang merupakan musuh Allah.
Janganlah Mengarahkan Celaan Pada Seorang Nabi

Setelah kita tahu bahwa Yahudi bukanlah Israel, lantas pantaskah kita mengarahkan cercaan dan celaan pada Israel atau negeri Israel? Yang lebih tepat adalah cercaan tersebut diarahkan pada mereka orang Yahudi yang merupakan musuh Allah, bukan kepada Israel yakni Nabi Ya’qub yang penuh dengan kemuliaan. Semoga hal ini bisa jadi perenungan bagi kita semua.

Ketahuilah bahwa celaan kepada Nabi yang mulia ini yaitu dengan mencela Israel (Ya’qub) tidaklah akan berpengaruh padanya sama sekali sebagaimana pula dahulu orang Quraisy mencela Nabi yang mulia yaitu Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun celaan tersebut tidak berpengaruh dan dipalingkan dari beliau. Marilah kita merenungkan hadits yang mulia ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَلاَ تَعْجَبُونَ كَيْفَ يَصْرِفُ اللَّهُ عَنِّى شَتْمَ قُرَيْشٍ وَلَعْنَهُمْ يَشْتِمُونَ مُذَمَّمًا وَيَلْعَنُونَ مُذَمَّمًا وَأَنَا مُحَمَّدٌ

“Tidakkah kalian heran, bagaimana Allah bisa memalingkan celaan dan laknat kaum Quraisy padaku. Mereka ingin mencaci dan melaknat orang yang tercela, padahal aku adalah Muhammad (nabi yang mulia).” (HR. Bukhari no. 3533).

Kesimpulan:

Janganlah kita menyebut orang Yahudi dengan Israel. Dan juga janganlah kita mencela Israel karena dia adalah seorang Nabi yang mulia. Yang lebih pantas dicela dan dicerca adalah orang Yahudi yang merupakan musuh Allah. Inilah yang harus kita renungkan.



Faedah dari: ‘Ain Salsabil min Ma’ini Imamil Jarhi wa Ta’dil, Syaikh Robi’ bin Hadi Al Madkholi.


Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel Rumaysho.com

Diselesaikan setahun silam di Pangukan-Sleman, 5 Muharram 1430 H
sukmakutersenyum wrote on Jul 31, '11
selamat ultah
barakallahu :)
urstyleasur wrote on Jul 30, '11
Hi! Happy bestday ya….
A birthday is just the first day of another 365-day journey around the sun. Enjoy the trip and let it fill with sunshine and smile, laughter and love!

Salam
Cici (http://urstyleasur.multiply.com)
Ur Style as UR-Pernak Pernik India yang unik, etnik, cantik, elegance, lucu dan gak pasaran. Meski dari India, gak mesti mahal. Gak percaya, buktiin sendiri yuk…
For update Pernak Pernik India please klik like disini ya http://www.facebook.com/pages/Pernak-Pernik-India/190504714303216
bandaacehshop wrote on Feb 7, '11
Salam....
nisrinaratna wrote on Oct 12, '10
ukhti.....numpang promo ya...

http://nisrinamuslimah.xikat.com/home

toko busana muslimah online yang murah^^
menyediakan gamis, kaos, jilbab, dll...
mampir yaa..^_________^